Selasa, 30 Oktober 2018

DAPAT UPAH DARI UJIAN IMAN



“Saudara-saudaraku, anggaplah sebagai suatu kebahagiaan, apabila kamu jatuh ke dalam berbagai-bagai pencobaan, sebab kamu tahu, bahwa ujian terhadap imanmu itu menghasilkan ketekunan. Dan biarkanlah ketekunan itu memperoleh buah yang matang, supaya kamu menjadi sempurna dan utuh dan tak kekurangan suatu apapun.” Yakobus 1:2-4

Menjalani kehidupan sebagai pengikut Kristus bukanlah merupakan jalan yang mulus tanpa kendala. Setiap umatNya pasti akan mengalami keadaan dimana imannya akan diuji.

Melalui ujian terhadap iman kita inilah akan membawa kita kepada kesempurnaan iman, sehingga kita akan semakin menyerupai Yesus di dalam setiap langkah kehidupan kita.

Tidak jarang sebagian dari umat Tuhan tidak sabar dalam menghadapi ujian ini. Mereka merasa putus asa dan tidak mau tetap berpegang teguh pada imannya.

Padahal Tuhan tidak akan memberikan pencobaan melebihi dari kekuatan yang kita miliki. Setiap pencobaan yang ada pasti ada jalan keluarnya. Dan ketika kita mau tetap berharap kepada Yesus, disana ada jalan keluarnya.

Dalam Alkitab ada beberapa tokoh yang mengalami pencobaan-pencobaan yang menguji iman mereka. Mari kita lihat mengapa mereka dapat tahan uji dan menerima kemenangan dari Tuhan.

1 Abraham

Tuhan memberikan seorang anak perjanjian kepada Abraham, yaitu Ishak, melalui istrinya Sara yang kandungannya telah tertutup oleh karena lanjut usia. Tentunya anak ini merupakan kebanggaan dan pengharapan bagi Abraham untuk dapat meraih janji Tuhan yang akan menjadikan dia sebagai bapa segala bangsa. Abraham menerima janji Tuhan yang akan membuat keturunannya seperti debu tanah banyaknya.

Tetapi Tuhan justru meminta Abraham untuk mempersembahkan anaknya dan menjadikannya sebagai korban bakaran. Sebagai manusia, hal ini merupakan pukulan yang sangat berat karena Ishak merupakan pengharapannya untuk dapat meraih janji-janji Tuhan. Bagaimana mungkin dia dapat memiliki keturunan yang banyak jika anak yang merupakan anak perjanjian harus dikorbankan?

Disini Abraham menunjukkan kesetiaan imannya kepada Tuhan. Dan dengan iman dia melakukan apa yang diperintahkannya kepada dia.

Tepat pada saat dimana dia akan menghujamkan pisaunya, Tuhan menghentikannya. Tuhan melihat bahwa Abraham tidak ragu-ragu mengikuti perintah Tuhan. Lalu Tuhan menyediakan domba jantan sebagai ganti korban untuk dipersembahkan.

Abrahampun diberkati secara berlimpah-limpah dan Tuhan menggenapi FirmanNya dengan membuat keturunannya menjadi banyak seperti banyaknya debu tanah. Dan kita dapat mengenal Abraham sebagai bapa orang beriman.

2 Yusuf

Yusuf mendapatkan mimpi bahwa semua saudara-saudaranya dan orangtuanya datang untuk sujud menyembah dia. Bukannya melihat mimpi itu menjadi kenyataan, tetapi Yusuf malah dibenci oleh saudara-saudaranya. Bahkan mereka berniat untuk membunuh Yusuf. Mereka menjebloskan Yusuf ke dalam sumur kering dan tidak lama setelah itu mereka menjualnya kepada orang Midian yang kemudian dijual lagi kepada Potifar.

Dalam keadaannya seperti itu, Yusuf tetap melakukan apa yang menjadi pekerjaannya. Tuhanpun menyertai Yusuf dan menjadikan segala yang dikerjakannya berhasil.

Seakan tidak pernah berhenti, Yusuf kembali mengalami pencobaan. Dia dirayu oleh istrinya Potifar. Tetapi Yusuf tetap tidak mau tergoda dan justru mendapatkan fitnah. Ia dijebloskan ke dalam penjara karena dituduh menggoda istri Potifar.

Sekali lagi Tuhan tetap menyertai Yusuf di dalam penjara dan membuat dia menjadi kesayangan bagi kepala penjara. Berbagai kejadian dialami oleh Yusuf sampai kepada kisah dimana dia mendapat kesempatan untuk menjelaskan arti dari mimpi Firaun.

Yusufpun mendapat perkenanan di hati Firaun dan kemudian Firaun mengangkatnya sebagai penguasa di tanah Mesir.

Disini kita dapat melihat bahwa dalam segala kejadian yang dialami oleh Yusuf, tidak sekalipun Yusuf meninggalkan Tuhan. Oleh sebab itu Tuhan menyertai Yusuf dan membuat segala yang dikerjankannya menjadi berhasil.

Tidak hanya itu, pada masa-masa kelaparan, saudara-saudaranya-pun datang ke Mesir untuk membeli makanan. Dan pada akhirnya kita semua mengetahui bahwa mimpi yang pernah didapatkannya lebih dari 20 tahun sebelumnya menjadi kenyataan. Iman telah membawa Yusuf mendapatkan apa yang dimimpikannya.



Masih banyak kisah-kisah di Alkitab yang dapat memperlihatkan kepada kita bahwa Tuhan ingin agar umatNya tetap setia di dalam iman walau apapun yang terjadi.

Apa yang kita alami dalam kehidupan ini memang tidaklah mudah. Mungkin sulit bagi kita untuk memahami apa yang Tuhan rencanakan bagi hidup kita. Mungkin ada hal yang harus kita korbankan seperti Abraham yang harus mengorbankan anaknya. Mungkin ada hal-hal yang harus kita alami seperti Yusuf yang dikhianati oleh saudara-saudara kandungnya, difitnah dan dimasukkan ke penjara dan masih banyak lagi. Tetapi satu hal yang Tuhan inginkan untuk tetap kita lakukan, yaitu tetap melangkah dengan iman.

Jangan pernah lepaskan iman kita kepada Yesus. Jangan pernah menyerah kepada keadaan yang kita alami. Tetap jalani langkah demi langkah dalam hidup kita sambil menjaga iman kita kepada Yesus. Tuhan telah menyediakan sesuatu yang besar bagi kita. Dan Dia pasti akan menggenapi segala Firman yang telah Dia janjikan bagi kita. Haleluya!

HAL MENGAMPUNI ORANG YANG TELAH BERSALAH



Kemudian datanglah petrus dan berkata kepada Yesus: " Tuhan, sampai berapa kali aku harus mengampuni saudaraku jika ia berbuat dosa terhadap aku ? sampai tujuh kali ? " Yesus berkata kepadanya " Bukan ! melainkan sampai tujuh puluh kali tujuh kali " Matius 18:21-22

Hal mengampuni merupakan hal yang paling sulit untuk dilakukan oleh hampir semua orang, terutama jika orang yang menyakiti adalah orang terdekat atau orang yang disayangi. Tidak mudah untuk mengampuni kemudian memberi kesempatan yang kedua bagi orang yang sudah menyakiti bahkan menghianati kita. Bahkan rasa sakit hati ini dapat berlangsung hingga bertahun-tahun tanpa ada solusi. Kalaupun ada yang bisa mengampuni, kejadian tersebut akan sangat membekas dalam hati.

Firman Tuhan mengajar kita untuk mengampuni orang yang berbuat salah kepada kita, tidak hanya satu kali saja, bahkan berkali-kali. Ini berarti bahwa pengampunan yang kita berikan adalah pengampunan yang tiada batasnya. Tidak peduli betapa dalam luka hati yang diakibatkan, tugas kita adalah mengampuni orang tersebut.

Mengapa kita harus mengampuni orang yang bersalah kepada kita? Karena Yesus sendiri telah mati di atas kayu salib untuk menebus dosa kita.

“Tetapi sesungguhnya, penyakit kitalah yang ditanggungnya, dan kesengsaraan kita yang dipikulnya, padahal kita mengira dia kena tulah, dipukul dan ditindas Allah.
Tetapi dia tertikam oleh karena pemberontakan kita, dia diremukkan oleh karena kejahatan kita; ganjaran yang mendatangkan keselamatan bagi kita ditimpakan kepadanya, dan oleh bilur-bilurnya kita menjadi sembuh.” Yesaya 53:4-6

Sebesar apapun dosa yang kita perbuat, sebanyak apapun dosa yang kita perbuat juga, darah Yesus selalu menyucikan kita ketika kita datang meminta ampun dan bertobat di hadapanNya. Oleh karena Yesus telah memberi teladan bagi kita, demikianpun kita juga harus berbuat.

Pengampunan sudah diberikan oleh Yesus bagi kita, masakan kita tidak mau mengampuni orang yang telah bersalah kepada kita? Bukankah kita pernah menyakiti hati Tuhan dengan berbuat dosa? Bukankah apa yang kita lakukan dengan kesenangan-kesenangan duniawi justru malah menyakiti hati Tuhan? Tetapi Tuhan dengan penuh kasih selalu mau menerima kita apa adanya. Dan begitu satu kali kita minta ampun, saat itulah juga darahNya menyucikan dan melayakkan kita di hadapanNya. Dan tidak ada satu tuduhanpun yang bisa dilayangkan oleh si iblis kepada kita bahwa kita adalah manusia berdosa, karena darahNya sangatlah cukup untuk menyucikan hidup kita.

Oleh karena itu kita juga harus berbuat hal yang sama kepada orang yang telah menyakiti hati kita. Seburuk atau sejahat apapun orang tersebut, tetap kita harus mengampuninya. Tetapi jika kita sudah mengampuni, peristiwa tersebut masih selalu timbul dalam hati kita bagaimana? Tuhan Yesus selalu mengampuni dan melupakan dosa apa yang telah kita lakukan. Dosa semerah apapun akan dibersihkan seputih salju. Mengampuni dan melupakan adalah kedua hal yang sangat erat yang harus kita lakukan pada saat kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita.

Ingat kisah kedua orang yang ikut disalib di sebelah Yesus pada saat disalibkan? Keduanya adalah penjahat yang telah melakukan banyak perbuatan jahat sehingga mereka dihukum salib. Tetapi salah seorang dari mereka mau menerima Yesus sebagai juruselamat hidupnya, sehingga pada saat itu juga Yesus mengatakan kepadanya bahwa hidupnya telah diselamatkan. Yesus tidak melihat sebesar apapun dosa orang tersebut, Yesus tidak melihat seberapa jahat orang tersebut, tetapi Dia menerimanya dengan penuh kasih.

Seberapa jahatpun orang yang telah menyakiti hati kita, seburuk apapun orang berbuat jahat kepada kita, tetap kita harus mengampuninya tanpa alasan apapun. Ingatlah bahwa Yesus mengampuni kita tanpa memberi syarat apapun. Demikian juga kita harus berbuat kepada orang yang kita ampuni kesalahannya.

Ingatlah bahwa ketika kita mengampuni orang yang bersalah kepada kita, maka Bapa di surga juga akan mengampuni segala kesalahan kita di hadapanNya (Matius 18:35)

Doa : Tuhan mampukan kami untuk mengampuni orang yang telah menyakiti hati kami dan berbuat jahat kepada kami. Mampukan kami untuk melepaskan pengampunan dan melupakan setiap kesalahan mereka. Biarlah kasihMu tercurah memenuhi setiap hati kami dan membalut setiap luka hati kami, Amin.

KERENDAHAN HATI UNTUK MELEPASKAN HAK YANG KITA MILIKI



Orang yang rendah hati akan makan dan kenyang. orang yang mencari Tuhan akan memuji-muji Dia; biarlah hatimu hidup untuk selamanya - Mazmur 22:27

Daud memiliki hati yang luar biasa. Dia dikenal sebagai orang yang berkenan di hadapan Allah. Hanya dua tokoh di Alkitab yang disebut sebagai yang berkenan di hadapan Allah Bapa, yaitu Daud dan Tuhan Yesus sendiri.

Berbagai masalah dilalui oleh Daud dengan penuh penderitaan tetapi juga selalu penuh dengan kemenangan. Kuncinya ada di kerendahan hati yang Daud miliki. Kerendahan hati membuat Tuhan berkenan kepada kita. Dia melihat orang-orang yang rendah hati dan mencurahkan berkatNya bagi mereka.

Ada beberapa kejadian yang menimpa Daud, dimana dia menunjukkan kerendahan hatinya dalam masalah yang dia hadapi. Mari kita lihat kisahnya.

Lalu datanglah seseorang mengabarkan kepada Daud. katanya " Hati orang israel telah condong kepada Absalom "

Kemudian berbicaralah Daud kepada semua pegawainya yang ada bersama sama dengan dia di Yerusalem. " Bersiaplah, marilah kita melarikan diri, sebab jangan jangan kita tidak akan luput dari pada Absalom. Pergilah dengan segera. Supaya jangan dapat lekas menyusul kita. dan mendatangkan celaka atas kita dan memukul kota ini dengan mata pedang " 2 Samuel 15:13-14

Seperti yang sudah kita ketahui bahwa Absalom melakukan kudeta kepada Daud yang pada saat itu duduk sebagai raja. Sebagai seorang raja. Daud tidak menggunakan kekuasaannya, kekuatannya, massa-massanya dan semua sumber daya yang dia miliki untuk melawan, mengalahkan Absalom.

Daud juga bisa saja menggunakan seluruh kekuatan yang dia miliki saat itu. Tapi Daud justru menyingkirkan dan mengalah dari Absalom. Melihat rajanya menyingkir dari kota. Para imam lewi juga turut serta pergi dengan Raja Daud sambil membawa tabut Allah. Tapi Daud justru menyuruh mereka untuk kembali ke kota saja.

“Lalu berkatalah raja kepada Zadok: “Bawalah tabut Allah itu kembali ke kota; jika aku mendapat kasih karunia di mata TUHAN, maka Ia akan mengizinkan aku kembali, sehingga aku akan melihatnya lagi, juga tempat kediamannya.

Tetapi jika Ia berfirman, begini: Aku tidak berkenan kepadamu, maka aku bersedia, biarlah dilakukan-Nya kepadaku apa yang baik di mata-Nya.” ” 2 Samuel 15:25-26

Daud tidak memaksakan kehendaknya sendiri agar apa yang dia miliki dapat tetap terus berada di dekatnya. Daud tidak merasa bahwa dia memiliki hak untuk membawa tabut Allah ikut beserta dengan dia.

Daud menyadari bahwa segala yang terjadi adalah dengan seijin Tuhan. Hingga dia sanggup berkata bahwa jika Tuhan mengijinkan dia kembali, maka dia pasti akan kembali dan melihat tabut Allah kembali. Bahkan dia juga sanggup berkata bahwa jika Tuhan tidak mengijinkan dia kembali, maka itulah yang terbaik Tuhan berikan baginya.

Sungguh luar biasa sikap yang ditunjukkan oleh Daud. Seberapa banyak dari kita yang selalu ingin memaksakan kehendak kita begitu kita tidak memperoleh apa yang kita inginkan. Apalagi jika hal itu sudah lama kita impi-impikan dan kita rindukan. Sebagian dari kita pasti tidak mau melepaskan apa yang seharusnya menjadi hak kita. Tetapi Daud mengajarkan kita untuk melepaskan apa yang sebenarnya menjadi hak kita.

Memang tidak mudah untuk melepaskan apa yang seharusnya menjadi hak kita, apa yang seharusnya kita peroleh dan apa yang seharusnya kita raih. Tetapi ada saat-saat tertentu yang memang Tuhan ijinkan agar kita dapat belajar bahwa kerendahan hati jauh lebih penting dari segala apa yang kita inginkan di dunia ini.

“Lalu berkatalah Abisai, anak Zeruya, kepada raja: “Mengapa anjing mati ini mengutuki tuanku raja? Izinkanlah aku menyeberang dan memenggal kepalanya.”

Tetapi kata raja: “Apakah urusanku dengan kamu, hai anak-anak Zeruya? Biarlah ia mengutuk! Sebab apabila TUHAN berfirman kepadanya: Kutukilah Daud, siapakah yang akan bertanya: mengapa engkau berbuat demikian?”

Pula kata Daud kepada Abisai dan kepada semua pegawainya: “Sedangkan anak kandungku ingin mencabut nyawaku, terlebih lagi sekarang orang Benyamin ini! Biarkanlah dia dan biarlah ia mengutuk, sebab TUHAN yang telah berfirman kepadanya demikian.

Mungkin TUHAN akan memperhatikan kesengsaraanku ini dan TUHAN membalas yang baik kepadaku sebagai ganti kutuk orang itu pada hari ini.” ” 2 Samuel 16:9-12

Mengagumkan sekali sikap yang ditunjukkan oleh Daud pada saat ada orang yang mengutuki dan melempari dia dengan batu. Jika hal ini terjadi pada jaman sekarang dimana ada orang yang menghina secara langsung pemimpin negara dan melemparinya dengan benda-benda keras, kita tentu sudah dapat membayangkan apa yang akan terjadi dengan orang tersebut.

Tetapi sekali lagi Daud menunjukkan bahwa dia tidak menggunakan kekuasaannya, posisinya dan haknya sebagai raja untuk menangkap, menghukum atau bahkan menghabisi nyawa orang tersebut.

Daud mengerti bahwa tidak ada segala sesuatu yang terjadi tanpa kendali dari Tuhan. Semua yang terjadi adalah seijin Tuhan.

Jagalah hati kita untuk tidak cepat bereaksi ketika menghadapi hal-hal yang tidak kita inginkan. Mintalah kekuatan dari Tuhan dan damai sejahteraNya agar tetap melingkupi hidup kita. Dia yang adalah sumber dari segala yang ada di dunia ini akan memberikan kita kedamaian dan kekuatan untuk menghadapi hal-hal yang jauh di luar kekuatan kita. Just let it go, surrender to God. Haleluya!

Minggu, 28 Oktober 2018

SEBUAH NASIHAT TUHAN UNTUK ORANG MUDA



Hai anakku, jangan lupa akan ajaranku. Ingatlah selalu akan perintahku. Supaya panjang umurmu dan makmur hidupmu. Hendaklah kamu tetap percaya dan setia kepada Allah dan sesamamu. Ingatlah dan simpanlah hal itu dalam hatimu.Jika kamu berbuat demikian, Allah dan manusia akan berkenan kepadamu.

Percayalah kepada TUHAN dengan sepenuh hatimu. Jangan bergantung kepada pengertianmu sendiri! Ingatlah akan TUHAN dalam segala perbuatanmu, dan Dia akan menunjukkan cara hidup yang baik kepadamu.Jangan anggap dirimu lebih bijaksana daripada yang sebenarnya. Taatlah kepada TUHAN dan jauhilah kejahatan.

Perbuatanmu itu akan menjadi seperti obat yang menyembuhkan luka-lukamu dan menyegarkan badanmu. Hormatilah TUHAN dengan memberi Dia persembahan daripada harta benda dan hasil tanamanmu yang terbaik.Jika kamu berbuat demikian, gudang-gudangmu akan penuh dengan gandum, dan wain kamu akan berlimpah-limpah sehingga tidak cukup tempat untuk menyimpannya.

Hai anakku, apabila TUHAN menegur ajar kamu, terimalah tegur ajar itu sebagai amaran dan jangan tolak ajaran-Nya. TUHAN menegur ajar orang yang dikasihi-Nya seperti seorang bapa menegur ajar anak yang disayanginya.Berbahagialah orang yang menjadi bijaksana dan mendapat pengertian.

Manfaatnya melebihi keuntungan daripada perak, dan nilainya lebih tinggi daripada emas.Hikmat lebih bernilai daripada batu permata. Semua yang kamu idamkan tidak dapat dibandingkan dengan hikmat!Hikmat memberi kamu umur panjang, dan juga kekayaan serta kehormatan.

Hikmat memberi kamu kehidupan yang sejahtera dan sentosa.Orang yang menjadi bijaksana berasa bahagia, dan mendapat hidup yang sejati.TUHAN menciptakan bumi dengan hikmat-Nya;Dia membentangkan langit dengan pengetahuan-Nya.Hikmat-Nya menyebabkan air sungai mengalir, dan awan menurunkan hujan ke bumi.

Hai anakku, berpeganglah pada hikmat dan pengertian. Jangan sekali-kali melepaskannya, maka hidupmu akan terpelihara - sejahtera dan bahagia. Kamu akan berjalan dengan selamat; kamu tidak akan tersandung. Kamu akan tidur tanpa berasa takut, dan tidur nyenyak sepanjang malam. Kamu tidak usah khuatir akan bencana yang datang dengan tiba-tiba, seperti bencana angin ribut yang menimpa orang jahat. TUHAN akan menjaga kamu. Dia tidak akan membiarkan kamu dijerat. Seboleh-bolehnya, buatlah kebajikan kepada orang yang memerlukannya.

Jangan sekali-kali suruh jiranmu menunggu sehingga esok, jika kamu dapat menolongnya sekarang. Jangan rancang sesuatu yang akan menyusahkan jiranmu; dia tinggal di sebelah rumahmu dan dia mempercayai kamu. Jangan bertengkar tanpa sebab dengan orang yang belum pernah berbuat jahat terhadap kamu.Jangan iri hati terhadap orang ganas dan jangan tiru tingkah laku mereka.

TUHAN membenci orang yang berbuat jahat, tetapi Dia akrab dengan orang yang baik.TUHAN mengutuk rumah tangga orang yang jahat, tetapi Dia memberkati rumah tangga orang yang taat kepada-Nya.Dia menghina orang yang tinggi hati, tetapi berkenan kepada orang yang rendah hati., Orang yang bijak akan mendapat kehormatan, tetapi orang yang bodoh akan mendapat malu.

KITA MUDA TAPI HARUS BERHIKMAT DAN BIJAKSANA



Syalom Saudara, Yuk pertama tama saya mengajak kalian semua untuk membaca terlebih dahulu ayat Firman Tuhan yang sangat bagus sekali, didalam Amsal 3 : 13-18

3:13 Berbahagialah orang yang mendapat hikmat, orang yang memperoleh kepandaian

3:14 Karena keuntungannya melebih keuntungan perak, dan hasilnya melebihi emas

3:15 Ia lebih berharga dari pada permata; apapun yang engkau inginkan, tidak dapat menyamainya

3:16 Umur panjang ada ditangan kanannya, di tangan kirinya kekayaan dan kehormatan

3:17 Jalannya adalah jalan penuh bahagia, segala jalannya sejahtera semata mata

3:18 Ia menjadi pohon kehidupan bagi orang yang memegangnya. siapa yang berpegang padanya akan disebut bahagia

Hei kamu sahabat muda. Coba deh kalian bayangkan ada sebuah pohon nih di suatu pekarangan rumah kita yang ingin kita tebang dikarenakan telah menutupi lahan yang ingin kita gunakan. Kita sudah berusaha sekuat tenaga untuk mencoba menebang pohon itu setiap hari.

Akhirnya kita kelelahan, tetapi pohon itu belum juga tumbang tumbang. Lantas apa yang terjadi pada keesokan harinya ? Mungkin saja kamu atau saya menjadi malas dan berkata " Ah ... Sudahlah ... " lain halnya

Dengan sikap yang kedua. Pohon yang sama, tekad yang sama, alasan yang sama tetapi kita hanya mengayunkan kapak hanya 5 kali saja dalam satu hari. Nah ? Benar, kita tidak tahu kapan pohon itu akan selesai ditebang, tetapi pada akhirnya ia pasti tumbang.

Dalam menghadapi suatu permasalahan, kekuatan dan semangat saja tidak selalu cukup, Kita membutuhkan sebuah kepandaian dan kecerdikan dalam menilai suatu solusi.Amsal menyanjung orang bijak. Dalam bahasa ibrani

"Chokmah" yang arinya tidak hanya hikmat tetapi juga bijak, cakap, pandai, ulung, dan penuh dengan akal budi. Jadi jangan bayangkan orang bijak seperti orang tua yang sering memberikan petunjuk dan petuah.

Sebaiknya ia adalah orang yang memiliki wawasan yang cukup luas. Namun perhatikan juga Amsal memakai kata "mendapat" yang memiliki nuansa ilahi, artinya adalah hikmat itu adalah pemberian Tuhan.

Lalu apakah orang muda dapat berhikmat ? kadang kita berasumsi bahwa orang muda kuat dan bertenaga tetapi tidak berhikmat. Itu adalah jawaban yang keliru sekali! karena orang muda pun bisa kok menjadi orang yang penuh dengan hikmat, bijak, cakap dan pandai.

Hikmat tidak mengenal umur ingat, tetapi dia mengenal Tuhan. Oleh karena itu mintalah dan galilah pengetahuan sebanyak banyak nya yang engkau inginkan, karena hikmat, bijaksana dan pengetahuan berdiri bersama.

KITA HARUS KUAT DIDALAM TUHAN DAN TIDAK BOLEH LEMAH



Efesus 6:10-11

6:10 Akhirnya, Hendaklah kamu kuat didalam Tuhan, didalam kekuatan kuasa-Nya

6:11 Kenakanlah seluruh perlengkapan senjata Allah, supaya kamu dapat bertahan melawan tipu muslihat Iblis

Banyak sekali kita temui orang yang melakukan olahraga agar badannya menjadi sehat dan kuat. Hal ini memang baik dikarenakan dapat membuat kita menjadi sehat secara fisiknya. Begitu juga secara rohani, kita harus menjadi orang yang kuat dan teguh. Didalam Efesus saja sudah mengatakan bahwa hendaklah kita menjadi kuat didalam kekuatan Kuasa-Nya

Arti menjadi kuat disini bukan berarti kita tidak pernah menjadi lemah, namun dalam keadaan apapun kita dapat berdiri teguh dan tidak mudah goyah. Kekuatan hidup kita hanyalah didalam Tuhan, Sebab Dia adalah sumber hidup kita. Sumber kekuatan kita.

Jangan menjadi lemah disaat kita mengalami sebuah masalah dan Percaya saja kalau disetiap masalah, setiap perkara dapat kita tanggung didalam Dia yang memberi kekuatan kepada kita.

Memang untuk tetap menjadi kuat itu tidaklah mudah, sangat sulit sekali, banyak belokan demi belokan yang harus kita lalui, dan seringkali kita menghadapi banyak masalah dan cobaan hidup. Oleh karena itu, kita perlu sekali untuk senantiasa merenungkan Firman dan melakukannya.

Ujian atau masalah yang datang kepada kita itu tidak pernah kita duga sebelumnya, jadi setiap hari kita perlu membekali iman kita dengan Firman Tuhan. Mazmur 1:2-3 mengatakan bahwa mereka yang merenungkan Firman Tuhan siang dan malam akan menjadi kuat bahkan akan tetap berbuah dalam kondisi apapun itu.

Kita juga harus melakukan Firman supaya saat ada masalah kita tidak akan gampang tergoyahkan. Kalau kita ingin menjadi orang yang kuat didalam Tuhan maka kita harus menjadikan Firman Tuhan sebagai suatu dasar didalam hidup kita demi menjalani hidup ini agar tetap kuat.

Untuk menjadi kuat disini pun seharusnya kita tetap Bersukacita, sebab Firman Tuhan telah mendorong kita agar tetap bersukacita didalam setiap perkara dan keadaan kita, Sukacita Tuhan adalah kekuatan kita.

Sukacita Tuhan yang memberikan suatu perbedaan dengan kesenangan yang dunia tawarkan. Bersukacitalah karena Tuhan, supaya kita tetap kuat didalam Dia. Selain itu kita juga wajib memiliki pengharapan didalam Tuhan, sebab pengharapan didalam Tuhan tidak akan pernah mengecewakan, sehingga kita akan terus setiap hari dikuatkan.

Mungkin disaat kita bimbang, coba deh kita menaruh sebuah pengharapan kepada Tuhan agar iman kita dapat dikuatkan kembali oleh Dia. Yang berikutnya coba kita warnai hidup kita setiap hari dengan berdoa. Pujian dan penyembahan kepada Tuhan supaya kita tetap kuat.

Saat Tuhan Yesus akan disalib, ia berdoa kepada Bapa supaya diberikan kekuatan untuk menghadapi semuanya, Begitu juga saat kita mengalami sebuah situasi yang buruk, Yuk kita sama sama berdoa agar kekuatan kita menjadi baru dan kembali kuat.

Tinggallah senantiasa ya didalam Tuhan, supaya kita tetap teguh. Jadilah pribadi yang kuat dan pastinya harus teguh dong didalam Tuhan. Jangan ada rasa bimbang kepada Dia. Tapi Percayalah Tuhan akan menyediakan kemenangan yang berlipat kali ganda khusus untuk kamu dan saya. Amin.

Jumat, 26 Oktober 2018

BERANILAH TAMPIL BEDA DARI YANG LAIN



" Sebab itu jauhilah nafsu orang muda, kejarlah keadilan, kesetiaan, kasih dan damai bersama sama dengan mereka yang berseru kepada Tuhan dengan hati yang murni " 2 Timotius 2:22

Dalam perkembangan jaman yang semakin cepat ini di era globalisasi saat ini membuat anak anak muda berusaha tampil dengan mengikuti sebuah tren yang sedang berkembang. Kecenderungan anak anak muda adalah berusaha

Untuk bisa mendapat pengakuan dari lingkungan sekitarnya. Mereka berusaha agar dapat diterima dalam lingkungan pergaulannya yaitu dengan mereka akan dianggap ketinggalan jaman dan kurang pergaulan. Banyak sekali hal yang bisa dianggap tren bagi anak muda. Mula dari cara berpakaian. Cara berbicaranya dan cara berdandannya atau bergaya

Gaya hidup, tempat jalan jalan. Tempat hiburan, tempat berbelanja, barang barang mewah, musik, film, teknologi gadget, internet bahkan sampai kepada kebiasaan buruk yaitu merokok sampai ke dunia gemerlap [Club]

Tekanan dari teman teman sering dialami bagi anak anak muda yang tidak mau mengikuti tren tren itu bukan suatu hal yang mudah untuk menolak atau tidak mengikuti tren yang ada. Sebagai anak muda yang mengenal Tuhan tentunya harus dengan cermat bukan kita dalam mengikuti tren yang ada ?

Lalu bagaimana agar anak anak muda dapat tetap didalam Tuhan dan berani tampil beda dengan dunia ini ?

1 Hiduplah Sesuai Dengan Firman Tuhan

" Dengan apakah seorang muda mempertahankan kelakukan bersih ? Dengan menjaganya sesuai Firman-Mu " Mazmur 119:9

Hanya dengan Firman Tuhan-lah seorang anak muda dapat mempertahankan jalannya sesuai dengan kehendak Tuhan. Firman Tuhan akan menerangi setiap sisi kegelapan yang ada. Tuhan akan memberi hikmat bagi anak-anak muda, tren apakah yang sesuai dan tidak sesuai dengan kehendakNya.

Tidak mengikuti tren yang tidak sesuai dengan jalanNya bukan berarti akhir dari kehidupan. Tetapi ketika anak muda memilih untuk tidak mengikuti tren yang ada dan lebih mementingkan kehendak Tuhan dalam dirinya, maka dia akan memperoleh harta yang paling berharga di dunia ini.

Menjadi umat Tuhan bukan berarti kita menjadi orang yang kurang pergaulan, tetapi lebih kepada menjadi orang yang mempunyai integritas untuk menyatakan ya di atas ya dan tidak di atas tidak. Menjadi orang yang berani untuk menolak ajakan maupun kebiasaan yang tidak berkenan di hadapan Tuhan dan siap menerima segala resiko dengan menolak ajakan tersebut.

2 Menjauhi Hawa Nafsu

Dalam 2 Timotius 2:22 jelas sekali dikatakan untuk menjauhi segala nafsu orang muda. Segala keinginan untuk memenuhi hawa nafsu hanyalah membawa kepada kebinasaan. Hawa nafsu akan terus menyerang kehidupan anak-anak muda. Oleh karena itu setiap keinginan yang muncul haruslah diserahkan kepada Yesus Tuhan. Tidak setiap keinginan harus dimiliki saat itu juga atau bahkan ada keinginan-keinginan tertentu yang harus ditolak karena tidak sesuai dengan FirmanNya.

“Sebab semua yang ada di dalam dunia, yaitu keinginan daging dan keinginan mata serta keangkuhan hidup, bukanlah berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. ” 1 Yoh 2:16

Mintalah kepadaNya agar Dia memberi kekuatan untuk dapat menolak setiap hawa nafsu yang ada.

Berjalanlah sesuai dengan Firman Tuhan, dan tetap setia dalam setiap langkah yang diambil baik dalam pergaulan maupun aktifitas apapun. Hidup di dalam kasih Tuhan dan tetap memelihara damai di dalam kehidupan kita.

3 Menjadi Teladan

“Jangan seorangpun menganggap engkau rendah karena engkau muda. Jadilah teladan bagi orang-orang percaya, dalam perkataanmu, dalam tingkah lakumu, dalam kasihmu, dalam kesetiaanmu dan dalam kesucianmu.” 1 Tim 4:12

Sebagai anak muda bukan berarti tidak bisa menjadi teladan. Justru selama menjalani masa muda harus mulai bisa menunjukkan bahwa kita adalah teladan yang patut ditiru baik dalam perkataan, tingkah laku, kasih kepada sesama, kesetiaan kepada Tuhan dan dalam kesucian hidup yang berani untuk menolak segala kecemaran yang ada.

Tuhan akan memampukan setiap anak muda agar dapat hidup seturut dengan kehendakNya sehingga dapat menjadi teladan bagi teman-teman pergaulannya.

Berbahagialah orang yang telah membuat penuh tabung panahnya dengan semuanya itu. Ia tidak akan mendapat malu, apabila ia berbicara dengan musuh-musuh di pintu gerbang. ” Maz 127:4-5

TRANSFORMASI SEORANG PENDOSA MENJADI HAMBAT TUHAN

Kisah Para Rasul 9:1-18 dengan judul perikop tentang pertobatan Saulus. Bila setiap kita membaca Firman Tuhan tentu sangat mengenal si...